7 Manfaat Kayu Manis, Salah Satunya Anti-Diabetes


Kayu manis sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu sebagai obat untuk mengatasi penyakit seperti gangguan pernapasan, bakteri, dan pencernaan. Bahkan, ilmu pengetahuan modern telah membuktikan manfaat tanaman herbal ini.

Cinnamaldehyde merupakan minyak voaltile utama dalam kayu manis yang bertanggung jawab untuk sebagian besar khasiat kayu manis sebagai obat. Berikut tujuh alasan Anda harus lebih sering mengonsumsi kayu manis.

1. Anti-diabetes

Studi pada penderita diabetes tipe-2 menunjukkan bahwa mengonsumsi kurang dari 1/2 sendok teh kayu manis dalam sehari selama 4 bulan dapat menurunkan kadar glukosa darah, meningkatkan fungsi insulin, hormon untuk membantu menyerap gula darah dan menggunakannya sebagai energi tubuh.

2. Anti-bakteri

Kayu manis dapat membunuh bakteri, virus dan bahkan beberapa jamur yang resisten terhadap obat. Agar kayu manis menjadi obat antibiotik yang efektif, cinnamaldehyde harus ditingkatkan secara substansial. Sehingga, menambahkan kayu manis dalam hidangan sehari-hari dapat mencegah kontaminasi bakteri.

3. Anti peradangan

Peradangan penting untuk pertahanan tubuh kita, tapi tingkat yang tinggi dari peradangan yang tak diinginkan dapat memicu penyakit kronis seperti kanker dan Alzheimer. Kayu manis merupakan rempah anti peradangan yang dapat memblokir molekul peradangan seperti asam arakidonat, menjaga peradangan yang tidak diperlukan untuk dibuang dari tubuh.

4. Kardioprotektif

Kayu manis dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL. Kayu manis juga bisa menurunkan tekanan darah dan trigliserida yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung Anda.

5. Meningkatkan kognisi

Kayu manis dapat meningkatkan ingatan dan pembelajaran serta mengurangi stres oksidatif di otak. Kayu manis juga dapat melindungi neuron pada penderita penyakit Parkinson.

6. Anti-kanker

Kayu manis dapat memperlambat pertumbuhan tumor. Meskipun penelitian sementara belum dilakukan pada manusia. Rempah-rempah dapat menghambat molekul yang disebuh NF-kappa B dan protein lain yang membantu pertumbuhan dan penyebaran kanker.

7. Mengatur siklus hormonal wanita

Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti di Columbia University, kayu manis dapat meningkatkan keteraturan haid pada wanita dengan sindrom polikistik ovarium atau PCOS.  (sumber: metrotvnews.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMY Memberi Beasiswa Kader Muhammadiyah Belajar di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Polusi Udara Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Penyakit Kolera Landa Kongo